ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ANGGARAN PENDIDIKAN DI INDONESIA TAHUN 2015-2021

Authors

  • Pramanda Rafi Muhammad UNIVERSITAS BRAWIJAYA
  • Atu Bagus Wiguna

Keywords:

education budgeting, fiscal federalism, human development index, number of student, teacher qualification

Abstract

The role of the government is indispensable in implementing education development through government spending. Government spending can be reflected as a description of the plan chosen by the government in an area. The Indonesian government annually allocates an education budget from the APBN and APBD of at least 20% to create a quality education system. The World Bank still finds inequality in the unequal distribution of allocations per student Another condition is the transfer of physical DAK that does not match the required infrastructure. Similarly , it was also found that there are variations in education spending and performance between regions, inefficient spending, the contribution of education spending from PAD that is decreasing, and the need for synergy between spending this research aims to determine the influence of several factors on the education budget in Indonesia in 2015-2021. This research is a quantitative research with its data analysis method, namely panel data regression analysis. The results showed that teacher qualifications do not affect the education budget. Meanwhile, the Human Development Index and the Number of Students can affect the education budget .

References

Arifin, M. Y. (2015). Pengaruh pengeluaran pemerintah sektor kesehatan, pengeluar¬an pemerintah sektor pendidikan dan pertumbuhan ekonomi terhadap indeks pembangunan manusia Jawa Timur 2006-2013.

Armida, A. (2011). Model Pembiayaan Pendidikan di Indonesia. Jakarta: Media Akademika.

Astri, M., Nikensari, S. I., & Kuncara, H. (2013). Pengaruh pengeluaran pemerintah daerah pada sektor pendidikan dan kesehata terhadap indeks pembangunan manusia di Indonesia. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dan Bisnis (JPEB), 1(1), 77–102.

Dunia, B. (2011). Mentransformasi Tenaga Pendidikan Indonesia, Volume II: Dari Pendidikan Prajabatan hingga ke Masa Purnabakti: Membangun dan Memper¬ta¬han¬kan Angkatan Kerja yang Berkualitas Tinggi, Efisien, dan Termotivasi. Jakarta: Bank Dunia.

Ekananda, M. (2018). Analisis Ekonometrika Data Panel Edisi 2: Teori Lengkap dan Pembahasan Menyeluruh Bagi Peneliti Ekonomi, Bisnis, dan Sosial.

Ferdi, W. P. (2013). Pembiayaan pendidikan: Suatu kajian teoritis. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 19(4), 565–578.

Figlio, D., Holden, K. L., & Ozek, U. (2018). Do students benefit from longer school days? Regression discontinuity evidence from Florida’s additional hour of literacy instruction. Economics of Education Review, 67, 171–183.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multi-variate dengan program IBM SPSS 25.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multi-variate Dengan Program IBM SPSS 26 (X).Badan Penerbit - Undip.

Ilhami, S. (2014). Analisis Pengaruh Anggar¬an Pendidikan terhadap Indeks Pem¬bangun¬¬an Manusia di Indonesia.

Indahri, Y. (2019). Peran Sekolah dan Masya¬rakat dalam Pelaksanaan Program Ban¬tuan Operasional Sekolah. Aspirasi: Jur¬nal Masalah-Masalah Sosial, 10(1), 49– 60.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Modul Diklat Perencanaan Pendidikan. http://eksis.ditpsmk.¬net/-up¬loads¬/¬book/file/BAE7D782-739E- 4D3B-9795-42DB20797244/-Modul_Diklat_¬¬Pe¬ren-canaan_Pendidikan.pdf

Kharisma, B. (2013). Dampak program bantuan operasional sekolah (BOS) ter-hadap tingkat putus sekolah di Indonesia: analisis DID. Jurnal Ekonomi Kuantitatif Terapan.

Maozhong, L., & Shen, H. (2011). Educational inequality analysis: international compa¬rison. International Journal of Business and Social Science, 2(16).

Mubaraoq, R., Remi, S. S., & Muljarijadi, B. (2013). Pengaruh Investasi Pemerintah, Tenaga Kerja dan Desentralisasi Fiskal terhadap Pertumbuhan Ekonomi Kabu¬paten di Indonesia. Departemen Ilmu Ekonomi Universitas Padjajaran. Ban¬dung.

Sanjaya, W. (2015). Perencanaan dan desain sistem pembelajaran. Kencana.

Saputra, D., Syechalad, M. N., & Nasir, M. (2015). Analisis Ketimpangan Pen¬¬-didikan Terhadap Pertum¬¬buh¬an Ekonomi Di Provinsi Aceh. Jurnal Ilmu Ekonomi: Program Pascasarjana Unsyiah, 3(2).

Statistik, B. P. (2015). Indeks pembangunan ma¬nusia 2014 metode baru. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Supardi, U. S. (2015). Arah pendidikan di Indonesia dalam tataran kebijakan dan implementasi. Formatif: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 2(2).

Suprihatiningrum, J. (2013). Guru Profesional Pedoman Kinerja, Kualifikasi, dan Kom¬petensi Guru. Ar-Ruzz Media. Yog¬ya¬karta.

Tambuna, S. (2013). Analisis Ketimpangan Pendidikan Dan Pengaruhnya Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Riau. Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Vickerman, R. (2015). High-speed rail and regional development: the case of inter¬mediate stations. Journal of Transport Geography, 42, 157–165.

Widodo, A., Waridin, W., & Kodoatie, J. M. (2011). Analisis pengaruh pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan dan kesehatan terhadap pengentasan kemis¬kinan melalui peningkatan pembangunan manusia di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Dinamika Ekonomi Pembangunan, 1(1), 25–42.

Wilantari, R. N. (2012). Analisis kemandirian Keuangan Daerah Kabupaten Jember dalam Era Desentralisasi Fiskal, Vol. 2 (No. 2): 269-280. Diambil Kembali Dari:Http://Www. Repository. Unej. Ac. Id/Handle/123456789/203.

Winarno, W. W. (2017). Analisis ekonometrika dan statistika dengan eviews.

Downloads

Published

2023-10-01

Issue

Section

Articles